Biwako Valley kembali mencuri perhatian sebagai salah satu tujuan utama musim panas. Kawasan pegunungan ini menawarkan udara sejuk, pemandangan luas Danau Biwa, serta ragam aktivitas alam yang menarik bagi keluarga dan wisatawan yang ingin menjauh dari keramaian kota.

Data dalam laporan tren perjalanan musim panas 2026 yang dirilis oleh Expedia Group menunjukkan lonjakan minat terhadap perjalanan domestik, dan Prefektur Shiga menempati posisi kedua dalam pertumbuhan pencarian hotel di Jepang, hanya kalah dari Tokyo. Di daya tarik utamanya adalah Biwako Valley, yang menonjol karena panorama dan pengalaman alamnya.
Lokasi strategis dan panorama Danau Biwa
Terletak di Otsu City, Prefektur Shiga, Biwako Valley berada di ketinggian sekitar 1.100 meter di atas permukaan laut. Dari stasiun bawah, pengunjung dapat naik ropeway berpintu kaca selama sekitar lima menit untuk mencapai puncak. Begitu tiba di stasiun puncak, pengunjung disuguhi pemandangan Danau Biwa yang membentang luas dari area observasi bernama “Biwako Terrace”.
Dari stasiun puncak juga tersedia rangkaian lift yang membawa pengunjung terus ke titik tertinggi bernama “Café 360”, tempat menikmati panorama 360 derajat yang menghadap kawasan Kansai. Karena ketinggiannya, kawasan ini cenderung lebih sejuk pada musim panas, sehingga memberikan pengalaman resor dataran tinggi yang menyegarkan.
Aktivitas dan atraksi petualangan
Salah satu kegiatan paling populer di Biwako Valley adalah “Zipline”. Aktivitas ini memadukan sensasi meluncur di atas tali yang dipasang di pepohonan dengan pemandangan Danau Biwa di bawahnya. Biasanya diselenggarakan dalam format tur yang mencakup enam lintasan selama kurang lebih dua jam dengan pemandu instruktur, sehingga cocok bagi pemula.
Mulai 2026 tersedia pula opsi baru bernama “One Flight Course” yang hanya menempuh lintasan paling populer—pilihan pas bagi pengunjung yang waktu kunjungannya terbatas atau sekadar ingin mencoba pengalaman paling ikonik.
Ramah keluarga dan kuliner puncak
Biwako Valley juga dikelola sebagai destinasi ramah keluarga selama musim panas. Area bernama “Summerland” di puncak menjadi favorit anak-anak karena hamparan rumput yang luas dipasangi permainan kayu hasil kerajinan tangan dan fasilitas permainan terbuka yang sebagian besar bebas biaya.
Terdapat pula spot foto populer seperti “Zekkei Swing” (Scenic View Swing) yang menghadap Danau Biwa dan langit, menjadi magnet bagi pengunjung yang ingin mengabadikan momen.
Dari sisi kuliner, puncak gunung menawarkan pilihan yang tak kalah menarik. Di dalam kompleks “The Main” terdapat restoran “HALUKA” yang menyajikan “Omi beef steak”, daging sapi wagyu khas Prefektur Shiga yang termasuk salah satu dari tiga wagyu ternama di Jepang. “The Main” juga memiliki dua kafe stand yang populer, dengan menu seperti “Omi Wagyu Curry Bread”—roti kari bergaya Jepang yang menjadi favorit pengunjung internasional—serta minuman estetis seperti “Terrace Soda (Blue Lemonade)” dan “KOKU Soda (Peach Pulp and Tonic Water)” yang berwarna biru cerah menyerupai Danau Biwa dan kerap dipuji karena nilai fotogeniknya.
Selain itu, Biwako Valley menonjolkan produk lokal seperti gelato berbahan boysenberry, buah khas Shiga yang memiliki jendela panen sangat singkat sehingga dikenal sebagai “phantom fruit”, serta tersedia juga dalam bentuk oleh-oleh.
Dengan jarak tempuh kereta sekitar sembilan menit dari Kyoto, Biwako Valley menawarkan alternatif perjalanan mudah untuk menikmati suasana pegunungan, panorama luas Danau Biwa, dan ragam sajian kuliner khas Shiga—menjadikannya pilihan menarik bagi warga lokal maupun wisatawan regional yang mencari pengalaman musim panas berbeda.